JURNAL PERCOBAAN 9 REAKSI REAKSI FENOL
Laporan Praktikum Kimia organik I
Reaksi-reaksi Fenol
Disusun
Oleh :
Desi Anis Satriani
(A1C119014)
Dosen Pengampu :
Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.
Program Studi Pendidikan Kimia
Jurusan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Universitas Jambi
2021
I.
Judul :
Reaksi-reaksi Fenol
II.
Hari / tanggal : Senin / 19 April 2021
III.
Tujuan :
Adapun tujuan praktikum kali ini adalah :
1.
Dapat mengetahui sifat-sifat fenol
2.
Dapat mengetahui reaksi-reaksi yang
terjadi pada fenol
IV.
Landasan Teori
Fenol memiliki gugus fungsinya hidroksi (OH). Alkohol dan fenol memiliki perbedaan yaitu gugus
OH pada senyawa alkohol terikat pada atom karbon tetrahedral, sedangkan pada
fenol gugus OH dapat terikat pada karbon didalam cincin aromatik. Sifat toksik yang
dimilki pada Fenol bagi makhluk hidup. Dapat disesuaikan dengan struktur, fenol
bisa membentuk suatu anion fenoksida dengan ia melepasakan ion H dari gugus OH berasal hingga
menuju ketika bereaksi dengan logam hidrida maupun suatu basa. (Raunsay, 2016)
Fenol itu adalah senyawa organik aromatik yang
sangat serin digunakan dalam dunia medis dan kesehatan. Fenol juga dapat disebut dengan asam karbolat, senyawa organik ini
memiliki racun dan membahayakan tubuh. Namun, jika peggunaan dengan dosis terbatas,
fenol mempunyai sejumlah fungsi yang sangat bermanfaat dalam dunia medis.
Bentuk murni dari fenol ialah berwarna putih atau mungkin
saja bisa tidak berwarna. Senyawa ini memiliki aroma yang khas yang bisa mengingatkan kita dengan
ruangan yang steril seperti didalam rumah sakit. Fenol juga mengandung berbagai macam senyawa tumbuhan. Senyawa ini
memberikan manfaat bagi kesehatan. https://www.sehatq.com/artikel/kenali-apa-itu-senyawa-organik-fenol-dan-kegunaannya-dalam-dunia-medis
Penggunaan utama fenol, yaitu dengan mengkonsumsi
dua pertiga dari produksi fenol, hal ini dapat melibatkan perubahan menjadi
prekursor untuk plastik. Kondensasi yang
dilakukan dengan aseton bisa memberikan hasil bisphenol-A ,
prekursor yang utama untuk polikarbonat dan resin epoksida . Kondensasi pada fenol, alkilfenol, atau
bisa juga difenol dengan formaldehida dapat menghasilkan resin fenolik,
salah satu contohnya yaitu Bakelite . Hidrogenasi pada parsial fenol akan bisa menghasilkan sikloheksanon, prekursor nilon. Deterjen nonionik bisa
diproduksi dengan mengalkilasi fenol sehingga menghasilkan alkilfenol contohnya nonilfenol. yang kemudian
mengalami etoksilas. Fenol juga merupakan prekursor yang banyak kegunaannya untuk
berbagai obat, terutama pada aspirin tetapi juga
banyak herbisida dan obat-obatan farmasi https://translate.google.com/translate?u=https://en.wikipedia.org/wiki/Phenol&hl=id&sl=en&tl=id&client=srp&prev=search
V.
Alat dan Bahan
5.1 Alat
1. Tabung
reaksi
2. Pipet
tetes
3. Rak
tabung reaksi
5.2 Bahan
1. Sampel
Fenol
2. FeCl3
3. Etanol
4. Asam
Asetat Grasial
5. H2SO4
pekat
6. K2CrO7
7. Sampel
Hidrokinin
8. Timbal
asetat
9. NH4OH
10. NaOH
VI.
Prosedur kerja
·
Analisis golongan fenol dengan sampel
fenol
a.
Uji sampel fenol dengan FeCl3
1.
Masukkan sampel kedalam tabung reaksi
2.
Tambahkan FeCl3 sebanyak 1 ml kedalam
tabung reaksi
3.
Digoyangkan tabung reaksi
b. Uji sampel fenol dengan
etanol
1.
Masukkan 1 ml sampel kedalam tabung
reaksi
2.
Tambahkan 1 ml etanol kedalam tabung
reaksi
3.
Digoyangkan tabung reaksi
4.
Ditambahkan asam asetat grasial sebanyak
1 ml
5.
Tambahkan H2SO4 sebanyak 1 ml
c. Uji sampel fenol dengan
K2Cr2O7
1.
Masukkan sampel fenol sebanyak 1 ml
kedalam tabung reaksi
2.
Tambahkan K2Cr207 kedalam tabung reaksi
3.
Goyangkan tabung reaksi
·
Analisis golongan fenol dengan Sampel
Hidrokinon
a.
Uji sampel hidrokinin dengan FeCl3
1.
Masukkan hidrokinon sebanyak 1 ml kedalam
tabung reaksi
2.
Tambahkan larutan FeCl3 sebanyak 1 ml
kedalam tabung reaksi
3.
Digoyangkan tabung reaksi
b.
Uji sampel hidrokinin dengan timbal
asetat
1.
Masukkan sampel hidrokinon kedalam
tabung reaksi
2.
Tambahkan larutan timbal asetat kedalam
tabung sebanyak 1 ml
3.
Tambahkan NH4OH kedalam tabung reaksi
sebanyak 1 ml
4.
Digoyangkan tabung reaksi
c.
Uji sampel hidrokinin dengan NaOH
1.
Masukkan sampel hidrokinin kedalam
tabung reaksi
2.
Tambahkan larutan NaOH kedalam tabung
reaksi sebanyak 1 ml
3.
Digoyangkan tabung reaksi
Berikut adalah link video sebagai referensi terkait percobaan ini:
Berdasarkan
video tersebut timbul 3 pertanyaan, diantaranya sebagai berikut:
1.
Mengapa tabung reaksi perlu dilakukan
penggoyangan pada setiap percobaan?
2.
Apa fungsi dari FeCl3 pada uji golongan
fenol ini?
3.
Apa perbedaan uji golongan fenol
menggunakan sampel fenol dengan sampel hidrokinin?

Perkenalkan saya Desri Indah Rahmadona A1C119041 akan menjawab pertanyaan no 1 tujuannya agar larutan tercampur secara homogen
BalasHapusBaiklah perkenalkan saya Ike Sonia (A1C119032) akan menjawab pertanyaan nomor 2. Fungsi FeCl3 pada uji golongan fenol ini adalah sebagai reagen pada uji sampel fenol dengan FeCl3
BalasHapusBaiklah saya gadis septyo wulandari dengan nim a1c119026 akan menjawab pertanyaan nomor 3. Prosedur pada kedua uji tersebut sama dimana perbedaannya hanya pada larutan yang ditambahkan pada sampel
BalasHapus