LAPORAN PERCOBAAN 7 REAKSI REAKSI KETON

 

Laporan Praktikum Kimia organik I

Reaksi-reaksi Keton

 

 

Disusun Oleh :

Desi Anis Satriani

(A1C119014)

 

Nama Dosen Pengampu :

Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.

 

 

 

Program Studi Pendidikan Kimia

Jurusan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam

Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan

Universitas Jambi

2021

 

VII.          DATA PENGAMATAN

Perlakuan

Fungsi alat dan bahan

Tujuan

Hasil

1.        Dimasukkan 3 ml urin ke tabung reaksi lalu ditambahkan ammonium slufat lalu sampai urin menjadi jenuh dan tabung reaksi digoyangkan

 

Tabung reaksi Berfungsi untuk wadah sampel dan juga reagen yaitu urin dan ammonium sulfat, natrium nitroprusida dan ammonia

 

kristal amonium sulfat berfungsi sebagai reagen uji dalam percobaan ini

 

Urin sebagai sampel

 

Untuk mendapatkan sampel dan reagen dalam tabung reaksi

 

Didapatkan sampel dan reagen dalam tabung reaksi

 

2.        Ditambah 2 tetes natrium nitroprusida lalu tabung reaksi digoyangkan

 

penjepit berfungsi untuk menjepit tabung reaksi yang ingin digoyangkan

 

natrium nitroprusida berfiungsi sebagai reagen penguji sampel

 

Untuk mempercepat proses reaksi

 

 

3.        Ditambah 1 ml ammonia perlahan lahan

 

gelas ukur berfungsi untuk mengukr sampel dan reagen yang akan diuji

 

gelas kimia berfungsi untuk wadah reagen yang belum dicampurkan

 

Ammonia berfungsi sebagai reagen uji sampel

 

Untuk mengidentifikasi adanya keton dalam urin

 

Hasil campuran terdapat cincin warna ungu

 

 

VIII.       PEMBAHASAN

 Keton adalah suatu senyawa organik yang mempunyai sebuah gugus karbonil ini terikat pada dua gugus alkil. Keton ini memiliki sifat polar karena gugus karbonilnya polar dan keton bisa dikatakan lebih mudah menguap daripada alkohol dan juga asam karboksilat. Karakteristik dari keton ini adalah berupa cairan tak berwarna.

Pada percobaan kali ini kami mengambil video yang berkaitan dengan Uji Rothera. Uji rothera itu adalah uji yang dilakukan untuk dapat mengetahui keberadaan keton yang ada dalam urin. Badan keton disini  terdiri dari 3 senyawa, yaitu senyawa aseton, asam asetoasetat dan ß-hidroksibutirat yang merupakan produk metabolisme lemak dan asam lemak yang berlebihan. Pemproduksian Badan keton yaitu ketika karbohidrat tidak dapat digunakan ketika akan  menghasilkan energi yang hal ini dikarenakan oleh  gangguan metabolisme karbohidrat, kekurangan asupan karbohidrat, gangguan pada  absorpsi karbohidrat atau gangguan mobilisasi glukosa sehingga tubuh mengambil simpanan asam lemak untuk dibakar.

Pada percobaan kali ini bahan yang digunakan adalah urin, ammonium sulfat, natrium nitroprusida dan ammonia. Langkah yang pertama yaitu dengan memasukkan 3 ml urin ke tabung reaksi lalu ditambahkan ammonium slufat sampai urin menjadi jenuh dan tabung reaksi digoyangkan. Penggoyangan ini bertujuan untuk mendapatkan sampel dan reagen dalam tabung reaksi agar campuran antara natrium nitroprusida, ammonium sulfat dan urin dapat tercampur secara homogen.

Kemudian langkah selanjutnya yaitu dengan menambahkan 2 tetes natrium nitroprusida lalu tabung reaksi digoyangkan kembali. Penambahan natrium nitroprusida disini berfungsi untuk mempercepat jalannya proses reaksi antara campuran yang telah homogen tadi. Lalu langkah yang terakhir adalah dengan menambahkan 1 ml ammonia perlahan lahan. Penambahan ammonia ini dilakukan secara perlahan-lahan karena agar bahan tak terbawa pergi oleh ammonia yang telah ditambahkan ini.

Hasil percobaan ini menujukkan adanya terbentuk cincin yang berwarna ungu. Sehingga dari percobaan  ini diperoleh bahwa reaksi keton ditandai dengan adanya cincin yang berwarna ungu karena uji Rothera merupakan reaksi antara Natrium Nitroprusid dengan asam astoasetat dan aseton membentuk senyawa yang berwarna ungu atau terbentuknya cincin ungu.

 

IX.             PERTANYAAN

1.      Apa yang menandakan bahwa percobaan ini dikatakan berhasil

2.      Bagaimana prinsip kerja dari uji rothera ini?

3.      Mengapa hasil dari percobaan ini terdapat cincin yang berwarna ungu?

 

X.                KESIMPULAN

1.      Keton adalah suatu senyawa organik yang mempunyai sebuah gugus karbonil terikat pada dua gugus alkil. Keton ini bersifat polar karena gugus karbonilnya polar dan keton lebih mudah menguap daripada alkohol dan asam karboksilat. Karakteristik dari keton ini adalah berupa cairan tak berwarna.

2.      Dari percobaan ini dapat dilihat bahwa reaksi keton ditandai dengan adanya cincin yang berwarna ungu karena uji Rothera merupakan reaksi antara Natrium Nitroprusid dengan asam astoasetat dan aseton membentuk senyawa yang berwarna ungu atau terbentuknya cincin ungu jika keton urin positif, jika keton urin negatif maka akan berwarna coklat muda.

 

XI.             DAFTAR PUSTAKA

 http://velahumaira.blogspot.com/2014/03/laporan-kimia-organik-identifikasi_27.html

Tentor Maestro. 2007. Rumus Maestro. Yogyakarta : PT. Kompas Ilmu

Tiopan. Horale. Parning. 2006. Kimia SMA kelas XII Semester kedua. Jakarta : Penerbit Erlangga

 

Komentar

  1. Assalamualaikum perkenalkan saya gadis septyo wulandari dengan nim a1c119026 akan menjawab pertanyaan nomor 1. Percobaan ini dikatakan berhasil ketika sampel urin menghasil cincin berwarna yang mana warna dair cincin tersebut dapat bisa berwarna kuning kecoklatan maupun warna ungu

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum. Saya Teguh Arizki (A1C119008) akan menjawab permasalah no 3
    karena pada larutan yang menggunakan sampel urine dan Reagen amonia jika larutan tersebut dicampur maka akan terbentuk cincin berwarna ungu karena dengan menandakan hal tersebut larutan itu mengandung keton positif.

    BalasHapus
  3. Saya Ahmad Rvaldi (047) akan enjawab pertanyaan no 2. Berdasarkan literatur prinsip Uji Rothera yaitu mereaksikan antara Natrium Nitroprusid dengan asam asetoasetat dan aseton membentuk senyawa yang berwarna ungu/terbentuknya cincin ungu jika keton urin positif, jika keton urin negatif, maka akan berwarna coklat muda

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Percobaan I Analisia Kualitatif Unsur-unsur Zat Organik dan penentuan Kelas Larutan

LAPORAN PRAKTIKUM PERCOBAAN 2 PENENTUAN KELAS KELARUTAN

JURNAL PERCOBAAN 2 PENENTUAN SIKAP KELARUTAN