LAPORAN PRAKTIKUM PERCOBAAN 10 PEMBUATAN SIKLOHEKSANON

 

Laporan Praktikum Kimia organik I

Pembuatan Sikloheksanon


 

 

 

 

 

Disusun Oleh :

Desi Anis Satriani

(A1C119014)

 

Nama Dosen Pengampu :

Dr. Drs. Syamsurizal, M.Si.

 

 

 

Program Studi Pendidikan Kimia

Jurusan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam

Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan

Universitas Jambi

2021

 

VII.          DATA PENGAMATAN

No

Perlakuan

Fungsi Alat dan Bahan

Tujuan

Hasil

1

Masukkan 5 ml methanol kedalam tabung reaksi

-    Tabung reaksi berfungsi sebagai tempat untuk mereaksikan larutan

 

-    Methanol berfungsi sebagai sampel

 

-    Sikloheksanon berfungsi sebagai pereaksi

 

-    Natrium borohidrida berfungsi sebagai pereaksi

 

-    Spatula berfungsi untuk mengaduk campuran larutan

 

-    Gelas kimia berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan  es batu

 

-    Es batu berfungsi untuk menormalkan suhu larutan

 

-    NaOH berfungsi sebagai pengurai larutan

 

-    Air suling berfungsi sebagai pelarut

 

-    Pipet tetes berfungsi untuk mengambil lapisan atas yang terbentuk

 

-    Corong pemisah berfungsi untuk memisahkan larutan

 

-    Akrilometana berfungsi sebagai pengekstrak

 

-    Diklorometana berfungsi sebagai pereaksi

 

-    Gelas kimia berfungsi sebagai tempat menuangkan lapisan larutan berwarnabening

 

-    natrium sulfat anhidrat berfungsi sebagai bahan pengering

 

-    Corong pisah berfungsi untuk memisahkan larutan

 

-    Kertas saring berfungsi untuk menyaring larutan

 

-    Labu alas bulat yang kecil berfungsi untuk meletakkan larutan yang telah disaring

 

-    rotary evaporator berfungsi untuk menguapkan larutan

Untuk mempersiapkan sampel

Larutan  berwarna bening

2

Tambahkan 2 ml sikloheksanon

Untuk mereaksikan kedua larutan

3

Digoyangkan tabung reaksi

Untuk mempercepat jalannya reaksi

4

Didinginkan tabung reaksi didalam batu es

Untuk mencapai suhu normal

5

Setelah didinginkan lalu diangkat dan kemudian digoyangkan tabung reaksinya

Digoncang untuk mempercepat jalannya reaksi

Terbentuk larutan kuning bening

6

Tambahkan Natrium borohidrida 200 mg dengan hati-hati kedalam tabung reaksi

Untuk mereaksikan larutan

Terbentuk larutan kuning keruh

7

Diaduk tabung reaksi

Untuk mempercepat jalannya reaksi

8

Didinginkan kembali pada tumpukan es

Untuk mencapai suhu normal

 

9

Setelah rekasi terhenti angkat tabung reaksi, kemudian didiamkan pada suhu kamar selama 10 menit sampai reaksi selesai

Untuk melihat hasil dari reaksi

Terbentuk larutan kuning

10

Diaduk lalu ditambahkan NaOH 3 M 5 ml

Untuk menguraikan ester tubuh dalam larutan

Terbentuk larutan kuning pucat

11

Tambahkan 4 ml air suling

12

Digoyangkan tabung reaksi

Untuk mempercepat jalannya reaksi

Terbentuk 2 lapisan. Lapisan atas berwarna keruh dan lapisan bawah berwarna bening

13

Diambil lapisan atas dan dimasukkan kedalam gelas ukur

Untuk menyiapkan sampel pada tahap berikutnya

Larutan berwarna bening

14

Dimasukkan larutan kedalam corong pemisah

Untuk mengekstrak sisa larutan dari campuran reaksi

Terbentuk 2 lapisan. Lapisan atas berwarna keruh dan lapisan bawah berwarna bening

15

Ditambahkan 5 ml akrilometana

16

Digoncang corong pemisah

Untuk mempercepat jalannya reaksi

17

Dipisahkan lapisan bawahnya

Untuk menyiapkan sampel pada tahap berikutnya

Larutan berwarna keruh

18

Ulangi langkah sebelumnya pada lapisan atas

 

 

19

Ditambahkan diklorometana dalam corong pemisah

Untuk mereaksikan larutan

Terbentuk dua lapisan. Lapisan atas berwarna keruh dan lapisan bawah berwarna bening

20

Digoncang corong pemisah

Untuk mempercepat jalanya reaksi

21

Pisahkan lapisan bawah kedalam gelas kimia

Untuk menyiapkan sampel pada tahap berikutnya

Larutan berwarna bening

22

Ditambahkan dengan natrium sulfat anhidrat

Untuk mengeringkan larutan

Terdapat endapan

23

Diaduk

Untuk mempercepat jalanya reaksi

24

Disaring larutan yang ada didalam gelas kimia tadi

Untuk memisahkan larutan dengan endapan

Terbentuk larutan berwarna bening

25

Pindahkan larutan kedalam labu alas bulat yang kecil bersih dan kering

26

Diuapkan menggunakan pelarut pada rotary evaporator

Untuk menguapkan larutan

 

VIII.       PEMBAHASAN

Percobaan kali ini yaitu cara pembuatan sikloheksanon. Sikloheksanon dapat dibuat dengan cara memasukkan 5 ml methanol kedalam tabung reaksi. Kemudian ditambahkan 2 ml sikloheksanon  lalu tabung reaksi digoyangkan

Didinginkan tabung reaksi didalam batu es dan diperolehlah Larutan berwarna bening

Setelah didinginkan lalu diangkat dan kemudian digoyangkan tabung reaksinya, terbentuk larutan kuning bening. Tambahkan Natrium borohidrida 200 mg dengan hati-hati kedalam tabung reaksi. Diaduk tabung reaksi, terbentuk larutan kuning keruh.

Didinginkan kembali pada tumpukan es. Setelah rekasi terhenti angkat tabung reaksi, kemudian didiamkan pada suhu kamar selama 10 menit sampai reaksi selesai, terbentuk larutan kuning. Diaduk lalu ditambahkan NaOH 3 M 5 ml gunauntuk menguraikan ester tubuh dalam larutanTambahkan 4 ml air suling. Digoyangkan tabung reaksi, terbentuk 2 lapisan, atas keruh bawah bening. Diambil lapisan atas dan dimasukkan kedalam gelas ukur.

Selanjutnya Dimasukkan larutan kedalam corong pemisah. Ditambahkan 5 ml diklorometana. Digoncang corong pemisah. Lalu Dipisahkan lapisan bawahnya. Ulangi langkah sebelumnya pada lapisan atas. Ditambahkan diklorometana dalam corong pemisah. Digoncang corong pemisah.

Kemudian Pisahkan lapisan bawah kedalam gelas kimia. Ditambahkan dengan natrium sulfat anhidrat. Diaduk . Disaring larutan yang ada didalam gelas kimia tadi. Pindahkan larutan kedalam labu alas bulat yang kecil bersih dan kering. Diuapkan menggunakan pelarut pada rotary evaporator, terbentuk larutan bening

 

 

IX.             PERTANYAAN

1.      Dari percobaan yang telah dilakukan, apa ciri khusus dari percobaan ini?

2.      Bagaimana prinsip kerja dari uji percobaan ini?

3.      Mengapa hasil dari percobaan ini terbentuk larutan bening?

 

X.                KESIMPULAN

Dari percobaan yang telah diamati diperoleh kesimpulan :

1.      Proses pembuatan sikloheksanon dapat dilakukan dengan cara oksidasi sikloheksanol dengan zat oksidator berupa kalium kromat

2.      Reaksi reduksi didefinisikan sebagai suatu reaksi yang berlangsung dengan penambahan hydrogen atau melepaskan oksigen, sedangkan reaksi oksidasi didefinisikan sebagai reaksi yang berlangsung dengan penambahan oksigen atau melepaskan hydrogen.

XI.             DAFTAR PUSTAKA

Handayani ., Saputri . 2017 . Kimia Organik . Jakarta : Penerbit Erlangga

 

Haryadi ., Muhammad . 2015 . Kimia bahan Alam . Yogyakarta : Penerbit Deepublish

 

https://www.sankyochem.com/product/ketones/cyclohexanone/?lang=in 

 

Wahyuni . 2009 . Kimia organik 1. Jakarta : Penerbit Erlangga

 

 

 

 

 

Komentar

  1. Assalammualaikum wr wb, Baiklah saya Cyntia Widi Udya dengan NIM A1C119011 akan menjawab pertanyaan no 3. Hasil percobaan tersebut terbentuk warna larutan yang berwarna bening dikarenakan ditambahkannya natrium sulfat anhidrat kedalam larutan dan setelah itu dilakukan penguapan dengan alat rotary evaporator.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. baiklah saya Yiyin Novela dengan nim A1C119062 akan menjawab pertnyaan nomor 2. prinsip dari percobaan ini yaitu reaksi reduksi keton menggunakan natrium borohidrida sebagai zat pereduksi. Sikloheksanon dibuat dengan cara memasukkan 5 ml methanol kedalam tabung reaksi. Kemudian ditambahkan 2 ml sikloheksanon dan digoyangkan serta didinginkan didalam batu es, sehingga terbentuk larutan kuning bening. kemudian ditambahkan Natrium borohidrida 200 mg kedalam tabung reaksi dan didinginkan kembali pada tumpukan es. Setelah rekasi terhenti angkat tabung reaksi, kemudian didiamkan pada suhu kamar selama 10 menit sampai reaksi selesai, yaitu terbentuk larutan kuning. kemudian ditambahkan NaOH 3 M 5 ml dalam larutan dan 4 ml air suling. Digoyangkan tabung reaksi, terbentuk 2 lapisan, atas keruh bawah bening. Diambil lapisan atas dan dimasukkan kedalam gelas ukur. Selanjutnya Dimasukkan larutan kedalam corong pemisah. Ditambahkan 5 ml diklorometana. Digoncang corong pemisah. Lalu Dipisahkan lapisan bawahnya. Ulangi langkah sebelumnya pada lapisan atas. Ditambahkan diklorometana dalam corong pemisah. Digoncang corong pemisah. Kemudian Pisahkan lapisan bawah kedalam gelas kimia. Ditambahkan dengan natrium sulfat anhidrat. Diaduk . Disaring larutan yang ada didalam gelas kimia tadi. Pindahkan larutan kedalam labu alas bulat yang kecil bersih dan kering. Diuapkan menggunakan pelarut pada rotary evaporator, dan terbentuk larutan bening

    BalasHapus
  4. baiklah saya Lenny Friskha Tamba {A1C119035) akan menjawab pertanyaan no,1
    Ciri khusus dri percobaan ini yaitu dimana pada penentuan sikloheksanon ini apabila
    oksidasi sikloheksanol dengan zat oksidator berupa kalium kromat akan menghasilkan warna larutam bening yg menandakna adany sikloheksanon didalamnya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jurnal Percobaan I Analisia Kualitatif Unsur-unsur Zat Organik dan penentuan Kelas Larutan

LAPORAN PRAKTIKUM PERCOBAAN 2 PENENTUAN KELAS KELARUTAN

JURNAL PERCOBAAN 2 PENENTUAN SIKAP KELARUTAN